Yayasan vs Perkumpulan: Mana yang Cocok untuk Organisasi Anda?
Diperbarui Disusun oleh Tim Legal UrusLegalitas
Jawaban singkat
Pilih yayasan bila organisasi dibangun di atas kekayaan yang dipisahkan untuk tujuan sosial, pendidikan, atau keagamaan dan tidak memiliki anggota. Pilih perkumpulan bila organisasi dibangun di atas anggota yang berhak memilih pengurus dan membayar iuran, seperti asosiasi atau komunitas.
Tabel perbandingan Yayasan dan Perkumpulan
| Aspek | Yayasan | Perkumpulan |
|---|---|---|
| Basis | Kekayaan yang dipisahkan | Anggota |
| Jumlah pendiri | 1 orang atau lebih | Minimal 3 orang |
| Kekayaan awal | Minimal Rp10 juta (WNI) | Tidak ditentukan |
| Organ tertinggi | Pembina | Rapat anggota |
| Organ lain | Pengurus & Pengawas | Pengurus & Pengawas |
| Dasar hukum | UU 16/2001 jo. UU 28/2004 | Permenkum 18/2025 & UU Ormas |
| Contoh | Sekolah, pesantren, panti asuhan | Asosiasi profesi, komunitas, ikatan alumni |
Kapan memilih yang mana?
Pilih Yayasan jika…
- Mengelola sekolah, pesantren, panti, atau lembaga sosial
- Pendiri ingin kontrol arah lembaga lewat Pembina
Pilih Perkumpulan jika…
- Organisasi berbasis anggota dan iuran
- Pengurus dipilih secara berkala oleh anggota
Masih ragu memilih?
Ceritakan rencana usaha Anda, kami rekomendasikan bentuk badan usaha yang paling tepat — gratis.