PT Biasa vs PT Perorangan: Perbedaan Lengkap 2026
Diperbarui Disusun oleh Tim Legal UrusLegalitas
Jawaban singkat
PT Perorangan cocok untuk satu pemilik dengan usaha mikro atau kecil: tanpa akta notaris, biaya paling ringan, dan bisa jadi dalam sehari. PT biasa dibutuhkan bila ada lebih dari satu pemegang saham, modal usaha di atas Rp5 miliar, atau Anda ingin struktur direksi dan komisaris.
Tabel perbandingan PT dan PT Perorangan
| Aspek | PT | PT Perorangan |
|---|---|---|
| Pendiri | Minimal 2 orang | 1 orang WNI |
| Dokumen pendirian | Akta notaris | Pernyataan pendirian elektronik |
| Bukti legal | SK pengesahan Menteri Hukum | Sertifikat pendaftaran |
| Kriteria usaha | Semua skala | Usaha mikro & kecil |
| Organ | RUPS, Direksi, Dewan Komisaris | Pemegang saham tunggal sekaligus direktur |
| Biaya di UrusLegalitas | Mulai Rp3,1 juta | Mulai Rp990 ribu |
| Investor/pemegang saham baru | Bisa langsung | Harus diubah dulu menjadi PT biasa |
Kapan memilih yang mana?
Pilih PT jika…
- Ada 2 atau lebih pemilik
- Modal usaha di atas Rp5 miliar
- Butuh struktur direksi & komisaris
Pilih PT Perorangan jika…
- Anda pemilik tunggal
- Usaha mikro/kecil
- Ingin biaya dan proses paling ringan
Masih ragu memilih?
Ceritakan rencana usaha Anda, kami rekomendasikan bentuk badan usaha yang paling tepat — gratis.